Selasa, 14 Juli 2020

BABY BLUES

POST PARTUM BLUES (BABY BLUES)
Oleh: Dian Fitriaswaty.,M.Psi.,Psikolog.,CHt.,CHA.,C.NNLP




🌿Pasca melahirkan tentunya akan muncul perasaan pada diri seorang ibu merasa senang, haru sekaligus lega karena perjuangan selama 9 bulan selama masa kehamilan dan proses melahirkan telah terlewati dengan selamat. Kini hadir buah hati yang akan senantiasa menemani hari-hari ibu. Namun beberapa hari kemudian, justru perasaan senang yang menghinggapi kini berubah menjadi rasa penuh kesedihan dan khawatir. Hampir 50% ibu mengalami rasa sedih dan khawatir pasca melahirkan. Kondisi ini dinamakan sebagai Baby Blues Syndrome.

*BABY BLUES SYNDROME, APA ITU?*

💕Baby Blues Syndrome yang biasa juga dikenal sebagai Postpartum Distress Syndrome merupakan suatu kondisi dimana muncul perasaan gundah gulana atau adanya perasaan sedih yang dialami oleh para ibu pasca melahirkan
Kondisi ini biasanya terjadi pada 14 hari pertama pasca melahirkan dan cenderung memburuk pada 3 atau 4 hari setelahnya

💕Namun jika ibu mengalami kondisi yang sama melebihi batas normal 2 minggu, maka baiknya ibu berkonsultasi dengan dokter, karena di khawatirkan mengalami Postpartum Depression

*GEJALA2 BABY BLUES SYNDROME (BBS)*

✔Menangis tanpa sebab yang jelas
✔Mudah kesal
✔Lelah
✔Cemas
✔Tidak sabaran
✔Enggan memperhatikan si bayi
✔Tidak percaya diri
✔Sulit beristirahat dengan tenang
✔Mudah tersinggung

💥Baby blues parah = *Postpartum Depression*

*Apa beda baby blues dg POSTPARTUM DEPRESSION?*

💕Perbedaan keduanya terletak pada frekuensi, intensitas, serta durasi berlangsungnya gejala-gejala Baby Blues
Pada Postpartum Depression, Anda akan merasakan berbagai gejala tersebut lebih sering,lebih hebat, serta lebih lama

*GEJALA POSTPARTUM DEPRESSION (PPD)*

✔Cepat marah
✔Bingung
✔Mudah panik
✔Merasa putus asa
✔Perubahan pola makan dan tidur
✔Ada perasaan takut bisa menyakiti bayinya
✔Ada perasaan khawatir tidak bisa merawat bayinya dengan baik
✔Timbul perasaan bahwa ia tidak bisa menjadi ibu yang baik

💡(PPD bisa berlangsung hingga 1 tahun setelah kelahiran bayi
💥Pada kasus PPD akut, si ibu bisa saja bunuh diri atau menyakiti bayinya sendiri

*PENYEBAB baby blues syndrome*

✔Perubahan hormon si ibu
✔Tekanan menjadi ibu baru
✔Ada sejarah keluarga terkait dengan depresi
✔Kurangnya bantuan ketika melahirkan
✔Merasa terisolasi
✔Kelelahan

*Bagaimana mengatasi baby blues syndrome?*

*A. Sebelum Melahirkan*

✔Mulailah meminta dukungan dan bantuan keluarga sebelum proses melahirkan
✔Persiapkan mental dan pengetahuan seputar perawatan dan kesehatan bayi

💡Jika Anda sudah menguasai berbagai kiat merawat bayi sejak sebelum melahirkan, maka mental Anda pun akan siap untuk menjadi seorang ibu

*B. Setelah Melahirkan*

✔Mintalah bantuan suami, orang tua, mertua, serta kerabat dalam mengurus bayi Anda
✔Tidurlah selagi ada kesempatan
✔Ceritakan berbagai kesulitan Anda kepada suami Anda
✔Bergabunglah bersama komunitas ibu untuk berbagi pengalaman dan perasaan
✔Jangan terlalu membebani diri Anda
✔Manfaatkan waktu luang untuk rileks
✔Perhatikan pola makan Anda
✔Beri penjelasan kepada suami Anda tentang Baby Blues Syndrome, agar ia bisa memahami berbagai perubahan sikap dan tingkah laku Anda

💡Pada kasus Postpartum Depression situasinya bisa sangat memburuk, sehingga tips-tips tersebut tidaklah mencukupi. Sebaiknya konsultasikan dengan profesional seperti dokter, psikiater, atau psikolog Anda jika sepertinya Anda atau keluarga Anda menderita PPD, karena diperlukan perawatan lebih intensif

*Gejala Baby Blues Pada Ayah*

🌿Jika Baby Blues pada Ibu cukup kentara seperti tampak pada perubahan emosi di wajah atau tumpahan tangis, maka para Ayah tidak demikian. Sekalipun mengalami tekanan emosi, Ayah enggan menunjukkannya. Take it like a man and just deal with it. Mereka memilih berdiam diri dan mencoba mengatasinya sendiri. Padahal, menekan emosi justru berpotensi meningkatkan stres. 

*GEJALA2 BABY BLUES SYNDROME pada  AYAH*

✔Sering merasa khawatir
✔Merasa tidak berguna dan bersalah
✔Sering dilanda sakit kepala
✔Menjadi lebih sensitif
✔Jam tidurnya jadi berkurang atau ✔sebaliknya bertambah banyak
✔Mudah tersulut emosinya
✔Perubahan nafsu makan
✔Konsentrasi menurun 
✔Kurang bergairah
✔Dilanda kekhawatiran soal keuangan keluarga
✔Bermasalah dalam melakukan pekerjaan rumah atau kantor 

*Membantu AYAH mengatasi baby blues syndrome*

✔Bujuklah suami untuk mengungkapkan perasaannya dengan kehadiran si kecil
✔Tetaplah memiliki waktu berdua dengan suami
✔Ajaklah suami untuk menikmati saat menyenangkan bersama si kecil
✔Siapkan tenaga bantuan untuk mengurus bayi Anda, sehingga Anda maupun suami masih memilik waktu untuk berisitrahat
✔Jaga kesehatan dan asupan gizi
✔Jika berlarut, ajak suami untuk berkonsultasi pada pihak ketiga, seperti pada psikolog dan psikiater.

-Sekian-
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar